Bermodal tekad untuk menjadikan laga melawan Bolton sebagai titik balik setelah mengalami rentetan hasil buruk di awal musim ini, Arsenal bermain begitu dominan semenjak menit pertama. Mereka tak hanya dominan dalam penguasaan bola, tapi juga dominan dalam menciptakan peluang.
Bukti dominannya Arsenal tersebut terlihat dari catatan statistik laga. Mereka menguasai penguasaan bola lebih dari 60 peresn dan menciptakan sembilan peluang sepanjang babak pertama, Sedangkan Boton, hanya menciptakan satu peluang dan menguasai hanya 40 persen kurang penguasaan bola.
Meski demikian, bukan berarti Arsenal dapat dengan mudah membobol gawang Bolton. Bahkan dari sembilan peluang yang mereka ciptakan di babak pertama, tidak ada satupun diantaranya yang berbuah gol lantaran rapatnya pertahanan Bolton. Skor 0-0 pun bertahan hingga turun minum.
Gagal unggul di babak pertama, Arsenal tetap berusaha menjaga dominasi mereka di babak kedua demi menjaga peluang untuk menang. Setelah berulang kali mencoba, Arsenal pun akhirnya berhasil unggul atas tim tamu pada menit 46. Gol pertama Arsenal itu diciptakan Van Persie lewat sepakan terukurnya ke sudut kanan bawah gawang Bolton memanfaatkan umpan terobosan Aaron Ramsey, yang didahului serangan balik cepat.
Unggul 1-0, posisi Arsenal semakin di atas angin usai David Wheater mendapat kartu merah karena melanggar Theo Walcott pada menit ke-55. Keunggulan jumlah pemain tersebut berhasil dimanfaatkan dengan baik dengan terciptanya dua gol tambahan bagi Arsenal.
Satu gol ditambahkan Van Persie pada menit ke-71 melalui tendangan kaki kirinya dari tengah kotak penalti memanfaatkan umpan Theo Walcott. Sedangkan gol lain diciptakan Alex Song pada menit ke-89 lewat tendangan kaki kananya dari tengah kotak penalti Bolton menyambut umpan silang Bacary Sagna.
Susunan pemain:
Arsenal: Wojciech Szczesny; Laurent Kosielny, Per Mertesacker, Kieran Gibbs, Bacary Sagna; Mikel Arteta (Tomas Rosicky 82), Alex Song, Gervinho (Andrei Arshavin 78), The Walcott; Robin van Persie (Marouane Chamakh 86), Aaron Ramsey
Bolton: Jussi Jaaskelainen; David Wheater, Zat Knight, Paul Robinson, Gretar Rafn Steninsson; Nigel Reo-Coker, Fabrice Muamba (Dedryck Boyata 56), Darren Pratley, Martin Petrov, Chris Eagles (Mark Davies 71); David Ngog (Kevin Davies 20)
Source: bolanews.com

