| Ayo sumbangkan buku untuk Perpustakaan Rimba! |
|
|
| Ditulis Oleh Jonathan | |
| Monday, 26 November 2007 | |
|
9 tahun telah berlalu sejak membaca, menulis dan berhitung menjadi sisi lain kehidupan masyarakat di rimba Bukit Duabelas, Jambi. Hasilnya mengagumkan! Bulan April 2007 mereka telah berhasil menerbitkan sebuah buku "Kumpulan Cerita Anak Rimba" yang diberi pengantar oleh Kak Seto Mulyadi. Ternyata terbukti, bahwa belajar itu bisa kapan saja, dimana saja dengan siapa saja, yang penting harus tetap semangat! Sebagai wujud kepedulian dan apresiasi terhadap keinginan anak-anak rimba untuk belajar, Puteri Indonesia Jambi 2007 dan Yayasan Puteri Indonesia, mengadakan program penggalangan buku untuk pendirian Perpustakaan Rimba. Bekerjasama dengan para guru fasilitator dari Warsi KKI (Warung Informasi Komunitas Konservasi Indonesia) yang akan bertindak sebagai mitra pengelola Perpustakaan Rimba, program ini diharapkan untuk menjadi salah satu tonggak dalam usaha pemerataan pendidikan bagi anak-anak Indonesia dimanapun mereka berada. Dengan semangat untuk membawa perubahan positif bagi kemajuan bangsa, Puteri Indonesia Jambi 2007 dan Yayasan Puteri Indonesia mengajak semua pihak untuk berpartisipasi dalam program ini. Bagi yang ingin menyumbangkan buku, terutama buku-buku pengetahuan anak buku-buku ketrampilan sederhana atau bahkan majalah bekas, sumbangan buku tersebut dapat dikirimkan ke:
Silviana Puspita (Puteri Indonesia Jambi 2007)
Harian Jambi Independent,
Warsi KKI Jambi Perpustakaan Rimba ini nantinya tidak hanya akan digunakan untuk anak-anak Sokola Rimba, melainkan juga untuk masyarakat desa-desa terpencil di sekitar Taman Nasional Bukit Duabelas, Jambi, karena akan berlokasi di balai pertemuan yang terletak di tepi hutan. Pengumpulan buku akan berlangsung mulai 10 November s/d 5 Desember 2007. Bantuan ini akan diserahkan ke teman-teman Sokola Rimba pada 10 Desember 2007, bertepatan dengan peringatan Hari Hak Asasi Manusia Sedunia. Ayo ulurkan tangan untuk membantu anak-anak Indonesia, terutama anak-anak Rimba, memperoleh hak-nya atas ilmu pengetahuan dan pendidikan yang layak.
Show your support Gooners! |