Lost Password? No account yet? Register
  • Narrow screen resolution
  • Wide screen resolution
  • Auto width resolution
  • Increase font size
  • Decrease font size
  • Default font size

home of Arsenal Indonesia Supporter

Wednesday
Mar 10th
Home arrow Arsenal News arrow Fan Comments arrow Nonbar yang sangat berkesan
Nonbar yang sangat berkesan PDF Print
Sunday, 02 September 2007

Laporan Nonton Bareng Arsenal 3 vs 1 Portsmouth
dan Meet and Greet bersama Arsenal Coach Paul Shipwright
Coffee Bros, Grand Kemang Hotel

Pertandingan Arsenal melawan Pompey dimulai pada pukul 07:30 wib dan para suporter The Gunners sudah mulai berkumpul setengah jam sebelum pertandingannya dimulai. Saya datang tepat sekali saat kick off. Untung saja tidak telat, saya tentunya tidak kepingin ketinggalan satu detik pun!

Disana sudah ada kawan-kawan AIS yg siap di kursinya masing-masing. Tidak lama kemudian, kawan-kawan yang lain mulai berdatangan memenuhi Coffee Bros.

Arsenal bermain sangat baik malam itu, di menit ke delapan kiper Portsmouth David James melakukan pelanggaran terhadap Robin van Persie. Penalty! Adebayor menyelesaikan dengan manis ke arah kanan. James tidak bisa apa-apa. Semua suporter teriak! Dalam hati saya bilang, akhirnya kita bisa mencetak gol di menit-menit awal melawan tim yang musim lalu bikin kita kesusahan dengan dua kali hasil seri. Good start Arsenal!

Almunia bermain sangat bagus, dia berhasil menahan gempuran mantan pemain kita Lauren satu menit kemudian. Lega sekali rasanya melihat kiper kita bermain bagus! Gempuran demi gempuran berhasil dia selamatkan. Meskipun Pompey terus menyerang, kita juga bermain sangat offensive. Hampir saja kita berhasil mencetak satu gol tambahan ketika Fabregas crossing bola pendek dari kanan untuk Adebayor yang menyerang di depan gawang. Meskipun dia gagal, saya tetap yakin masih bakal ada gol untuk kita.

Dan benar. Awal yang indah memang, Fabregas mampu mencetak gol kedua bagi Arsenal di menit ke 35. Coffee Bros yang ramai Gooners itu langsung heboh kembali. Semua loncat dan berteriak semua! Wah, benar firasat saya. Sepertinya kita bakalan pesta gol malam ini! Saya sebelumnya sudah post berita di website AIS bahwa para gelandang Arsenal kini memiliki insting gol. Dan kembali terbukti benar, sepertinya ini pertanda yang baik bagi tim tercinta kita. Arsenal tidak seperti Arsenal musim lalu. Gol-gol kita banyak yang tercipta oleh para gelandang!

Half-time. Istirahat! Saya beli ice coffee Coffee Bros biar ngga ngantuk. Saat istirahat babak pertama itu juga, dua pelatih Arsenal Paul Shipwright dan Kurt Maginley tiba disana bersama bapak-bapak pengurus ASSI (Arsenal Soccer School Indonesia) yang paginya meresmikan pendirian sekolah sepakbola tersebut di daerah Ciputat, Jakarta. Saya kemudian menyambut Paul dan Kurt bersama teman-teman yang lain. Jujur momen ini istimewa bagi saya karena saya bisa bertemu dengan orang-orang yang terlibat langsung dengan Arsenal. Paul dan Kurt sangat ramah sekali, apalagi si Kurt sempet bilang kepada saya, "Nice shirt that your wearing, I like it." Hey, thanks Kurt! Saya selalu mengenakan seragam Arsenal merah kesayangan saya setiap pertandingan di kandang. Dan Kurt malam itu mengenakan seragam tandang warna putih Arsenal bernomer 11 van Persie yang dibawahnya juga terulis "22 To Come". Saya tidak mengerti apa maksudnya, sayangnya saya tidak sempat tanya sama dia apa maksudnya.

Babak kedua dimulai, Paul rupanya asik ngobrol bersama Anthony (salah satu ekspatriat penggemar Arsenal asal Inggris yang menetap di Jakarta). Tetapi si Kurt asik sekali menonton pertandingan, dan saking asiknya dia ga pernah berhenti mengomentari jalannya pertandingan. Saya dan Kurt bernyanyi yell-yell Arsenal bersama, benar-benar serasa nonton langsung di Ashburton Grove! Saya kasih tahu Kurt kalau saya benar-benar enjoy malam ini! Apalagi suasananya ramai sekali malam itu, kebayang kan betapa serunya?!

Back to the game! Dua menit setelah half-time, Senderos terkena kartu merah setelah menjatuhkan Kanu diluar kotak penalty. Kurt ngomel-ngomel sendiri mempertanyakan kebijakan wasit yang buruk. "Mestinya kartu kuning aja!" begitu keluhnya. Teman-teman juga sudah mulai khawatir, apa yang bakal Wenger lakukan setelah itu. Tendangan bebas tidak mengkhawatirkan kami, Arsenal tetap bermain bagus malam itu.

Bermain hanya dengan 10 pemain, Arsenal justru semakin kuat setelah itu. Pada menit ke 59, Rosicky menambah gol bagi Arsenal. Umpan pendek Fabregas untuk Rosicky berhasil dimanfaatkannya dengan baik. Gol Rosicky malam itu benar-benar gol yang istimewa sekali! Apalagi setelah kita kehilangan satu pemain! Rasanya plong, sungguh sangat melegakan! Benar rupanya! Gelandang Arsenal kini menjadi mesin gol yang mengerikan! Semua teman-teman disana loncat-loncat dengan gembira. Apalagi si Kurt, dia antusias sekali malam itu. Teman-teman lalu bernyanyi bersama, Arsenallll Arsenalll Arsenalll... komplit sudah rasanya malam ini. Saya serasa berada di Emirates Stadium!

Kanu beruntung sekali dapat memanfaatkan kelengahan barisan belakang. Saya pikir dia offside. Meskipun tidak, beruntung sekali si Kanu, dan beruntung juga kita yang sudah unggul tiga gol.

Wenger mulai mengganti para pemain, Denilson menggantikan Hleb di menit ke 61, Diaby menggantikan van Persie di menit ke 71, Dudu menggantikan Adebayor di menit ke 79. Wenger ingin memperkuat barisan tengah dan menggunakan Dudu di depan sendirian rupanya.

Sampai selesainya pertandingan ini, saya merasa sangat puas dengan hasilnya. Dengan kemampuan pemain kita yang seperti ini, saya optimis musim ini kita dapat memenangkan sesuatu.

Waktu sudah menunjukkan pukul 22:00 dan teman-teman bergegas pulang untuk segera beristirahat dirumah. Esoknya adalah hari Senin, kita semua akan melanjutkan aktivitas kita masing-masing. Tapi malam itu sungguh malam yang indah bagi Gooners di seluruh dunia, karena setiap kemenangan Arsenal itu sangat berarti bagi kita.

Paul dan Kurt sangat puas dengan antusiame Gooners di Indonesia. Mereka berdua mengucapkan banyak-banyak terima kasih atas keramahtamahan yang telah kita berikan. Saya sempat bertanya kepada Kurt tentang waktunya di Indonesia, dan dia bilang "The people are very nice and friendly in here, and I'm so happy to meet the Arsenal supporters here in Indonesia. Football has united us together, and as long as you are an Arsenal supporter. You, me, and all of us here are one. We are the same, we are Arsenal!"

Lengkap sudah kemenangan Arsenal malam ini bagi saya. Sungguh pengalaman tak terlupakan bagi saya pribadi. Tidak lupa saya berpesan kepada Kurt malam itu, "When you return back to England, please don't forget to send my best regards to the Arsenal boys!"

Semoga suatu hari saya bisa datang sendiri ke Ashburton Grove, melihat langsung Arsenal bermain, pasti akan saya kenang selama-lamanya.

 
< Prev   Next >
  • Next match
    arsenalvporto.gif
    UEFA CHAMPIONS LEAGUE | 2nd leg
    ARSENAL v FC PORTO
    Rabu, 10 Maret 2010 | jam 2:45 pagi wib
    EMIRATES STADIUM
  • Last Match

    ARSENAL 3 - 1 BURNLEY
    Sabtu, 6 Maret 2010 | ENGLISH PREMIER LEAGUE
    Gol: Cesc, Walcott, Arshavin

    STOKE 1 - 3 ARSENAL
    Minggu, 28 Februari 2010 | ENGLISH PREMIER LEAGUE
    Gol: Bendtner, Cesc (P), Vermaelen

    ARSENAL 2 - 0 SUNDERLAND
    Sabtu, 20 Februari 2010 | ENGLISH PREMIER LEAGUE
    Gol: Bendtner, Fabregas

 

Where do we Meet?

gooners-corner.png
Jl. Langsat III no. 2
Kebayoran Baru
Jakarta Selatan
Telp: (62) 21 7207945

twitter updates

Komunitas AIS

facebook.gif
aistwitter.gif

Polling

Siapakah pemain yang paling kamu benci

Postingan Terakhir di Forum

x͕[o9ǟp/;p@Ԥi*ݕV̘==|l QjC_?BL"bx!aDe)U]wX8$!G,)Y_9k*hw6T}T ]߲%6ᛆyRRДbkk p=ӏyEX$f\yefс%Y}R0CNcAu[\PeuIPx4޽?=jaC99:j 9j6π08<@2o|bԴmۗlhm^Xg@$Xsd8)Zb$fdYHҚOwBy-7{9gX(N57Rp'xEd,PDQ<>r&HX )Edb¥5T99E5\Q` >S $0].HjR0ܫ#3Z*;rǺ*m6ygx/|tq2Lǫg*JZ@m \.;1xbS"~OἨ̝{H.Q5W!Y7gZI*Y&"n,(I݌JApS Da\L&%(`u ^h#F 6oק/#bzO__'d(!g:mz^]rF'O롁OA;^kХx