|
Monday, 11 May 2009 |
Setelah gagal di semifinals liga Champion, Arsenal kembali harus dipermalukan oleh musuh satu kotanya Chelsea. Bermain di kandang sendiri, Arsenal harus menerima kekalahan telak 1-4. Pasukan Arsene Wenger tidak dapat berbuat banyak walaupun sempat mengawali pertandingan dengan mengepung gawang Chelsea.
Meski tanpa Andrei Arshavin yang terkena flu, Arsenal mencoba menekan.
Di awal-awal pertandingan, mereka mampu beberapa kali merepotkan
pertahanan Chelsea.
Namun, Arsenal tampak kurang solid saat
bertahan. Ini dimanfaatkan dengan baik oleh Chelsea. Pasukan Guus
Hiddink ini pun berani tampil menyerang.
Pertarungan sengit pun
terjadi. Arsenal sempat membuat peluang emas pada menit ke-13 lewat
Abou Diaby. Dia kurang sempurna memotong umpan silang Theo Walcott.
Saling
serang terjadi silih berganti. Pada menit ke-28, Chelsea mendapat
tendangan bebas, setelah Cesc Fabregas melakukan pelanggaran kepada
Didier Drogba.
Drogba sendiri yang mengambil tendangan bebas.
Tendangan menyilangnya sukses disundul Alex. Bola sempat membentur
tiang, tapi bergulir masuk dan kiper Lukasz Fabianski hanya bisa
melongo.
Arsenal mencoba mengejar ketinggalan. Namun, saking
asyik menyerang, mereka lengah saat Chelsea melakukan serangan cepat
yang bermuara di kaki Nicolas Anelka.
Striker asal Perancis itu
membawa bola sendirian dari tengah lapangan. Dia tak terhentikan,
hingga bisa melepaskan tendangan ke gawang Arsenal pada menit ke-39 dan
gol.
Memasuki babak kedua, The Gunners terus mencoba menekan
untuk mengejar ketinggalan. Namun, serangan mereka kurang diimbangi
pertahanan yang baik. Sehingga, setiap Chelsea menekan, mereka sering
kesulitan.
Babak kedua baru berjalan empat menit, Arsenal
kembali kebobolan. Kali ini kesalahan Kolo Toure yang membuat gol bunuh
diri. Bola tendangan bebas Ashley Cole yang diarahkan kepada Didier
Drogba, coba dibuang Toure, tapi malah masuk ke gawangnya sendiri.
The
Gunners tak putus asa. Mereka terus mencoba menekan. Tapi, pertahanan
Chelsea sangat tangguh. berbagai percobaan yang dilakukan Arsenal
selalu bisa dimentahkan.
Baru menit ke-70, Arsenal memperkecil ketinggalan. Sebuah umpan silang Bacary Sagna sukses disundul Nicklas Bendtner dan gol.
Gol
itu membuat Arsenal semakin bersemangat. Dua kali mereka membuat
peluang, tapi terbentur kelihaian kiper Petr Cech dalam mengawal
gawangnya. Di menit ke-74, bendtner kembali mampu menyundul bola ke
gawang Chelsea, tapi bisa ditahan Cech.
Chelsea menjawab
serangan Arsenal dengan serangan yang tak kalah gencarnya. Pada menit
ke-86, Chelsea berhasil menambah keunggulan lewat Florent Malouda. Dia
memotong bola silang Anelka. (*)
Susunan Pemain
Arsenal: 21-Lukasz
Fabianski; 18-Mikael Silvestre, 5-Kolo Toure, 40-Kieran Gibbs, 3-Bacary
Sagna, 17-Alexandre Song (Denilson 67), 8-Samir Nasri, 4-Cesc Fbregas,
2-Abou Diaby (Nicklas Bendtner 59), 14-Theo Walcott, 11-Robin Van Persie
Chelsea:
1-Petr Cech, 26-John Terry, 33-Alex, 3-Ashley Cole, 17-Jose Bosingwa,
12-John Obi Mikel, 8-Frank Lampard, 5-Michael Essien, 15-Florent
Malouda, 11-Didier Drogba, 39-Nicolas Anelka
|